Tampilkan postingan dengan label World News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label World News. Tampilkan semua postingan

The World’s First Graphic Design Museum



On 11 June 2008 Her Majesty Queen Beatrix of the Netherlands will open the Graphic Design Museum, Beyerd Breda, the first museum in the world to focus specifically on graphic design. This institution will serve as a museum, knowledge centre, learning environment, visual culture boutique, design café and production company. The Graphic Design Museum will provide an international podium for established designers and a showcase for new world-class talent.

The Graphic Design Museum opens with four exhibitions:

• 100 Years of Graphic Design in the Netherlands

What?
The main survey exhibition, presenting a century of graphic design

When?
From 11 June 2008, with new works on display every three months

By?
Esther Cleven (organizer), KinKorn and Frederik de Wal (designers), Lust (interactive design), and Herman de Boer (interviews)

For?
Anyone interested in modern history and graphic design

• Go Ahead and Publish!

What?
A studio with magnetic walls, especially for children.

When?
From 11 June 2008 to June 2009

By?
De Designpolitie (design), Studio Laurens van Wieringen (layout), and Marieke van Oudheusden (education curator)

For?
Children who want to develop their talents

• European Championship of Graphic Design

What?
A collaborative project by Europe’s top designers

When?
From 11 June to mid-September 2008; sneak preview from 7 June

By?
Erik Kessels (layout and design)

For?
The young at heart and mind

• Dialogue

What?
An exhibition about the democratization of graphic design

When?
From 11 June 2008 to January 2009

By?
Colin Huizing (guest curator), Roland Buschmann, and Jeroen Bijl (layout design)

For?
Anyone who wants to keep up with the latest developments




Graphic Design Museum
Boschstraat 22
4811 GH BREDA
The Netherlands

I info@graphicdesignmuseum.com
T +31 76 529 99 00
F +31 76 529 99 29

Read More......

Sebuah Bentuk Perhatian Microsoft untuk Pendidikan

Microsoft, perusahaan software terbesar dunia, Selasa kemarin mengumumkan salah satu langkah kepeduliannya terhadap pendidikan anak-anakkurang mampu. Program ini dikhususkan bagi anak-anak kurang mampu yang ada di Amerika. Dengan mengadopsi versi Windows XP yang ada, Microsoft menggagas penyediaan laptop gratis untuk anak-anak tersebut.
Selain itu, langkah ini diambil Microsoft dalam rangka membendung rivalnya, Linux, dalam menguasai pasar. Karena seperti yang kita tahu, Linux bersifat gratis, sehingga anak-anak yang kurang mampu pasti akan memilih Linux sebagai Sistem Operasi. Apalagi versi-versi terbaru Linux saat ini semakin matang dalam interaksi antar mukanya. Tentu saja ini bukan kabar baik bagi pihak Microsoft.


Oleh karenanya wajar jika Microsoft mengatasinya dengan program non profit One Laptop per Child Foundation's small green-and-white XO laptop. Seperti yang dilansir Reuters dalam wawancaranya dengan Will Pole, Wakil Presiden Microsoft Corp. menandaskan, “Kami menganggarkan sejumlah dana yang tidak sedikit untuk proyek ini”.
Program ini sendiri akan dimulai di Massachusetts Institute of Technology, rencana akan dimulai dengan memproduksi laptop seharga $188 di China pada minggu yang akan datang, penjualan ini juga direncanakan dapat mendukung jutaan anak sekolah baik di Asia, Afrika, dan Amerka Latin. Yayasan ini juga akan menjual laptop-laptop seharga $400 di Amerika Serikat dan Kanada dalam rangka mengumpulkan dukungan dana.
Jika yayasan ini dapat memenuhi targetnya dalam memproduksi jutaan laptop yang dilengkapi Windows untuk anak-anak sekolah di seluruh dunia, maka langkah Windows untuk memegang pasar sistem operasi akan semakin mantap.
Read More......